Masih pantaskah aku mendapatkan “rumah” ku lagi? Setelah beberapa tahun lalu, “rumah” ku telah hancur. Setelah beberapa tahun lalu, aku bahkan tidak tahu kemana harus “pulang”. Masih pantaskah aku?
Aku sedang berada di titik dimana diriku tidak dapat merasakan kesedihan maupun kebahagiaan. Rasanya seperti hari-hariku berjalan begitu saja, tidak ada yang menarik di dalamnya. Terkadang dalam hidup bukan hanya hal-hal yang membuat bahagia saja yang diperlukan, tetapi hal-hal yang membuat sedih juga amat penting. Karena hal-hal yang membuat sedih itu yang akan membuat hidup lebih menantang dan dengannya kita dapat belajar bagaimana caranya bahagia. Bukankah pelangi akan terlihat setelah hujan reda?
Kalau memang nantinya kita tidak di takdirkan untuk bersama, tidak apa-apa. Tapi, kamu harus tetap hidup. Karena aku bisa mengikhlaskan semua jenis kehilangan. Kecuali, kehilangan karena kematian.
Comments
Post a Comment